Minggu, 06 September 2009

DATANGLAH PENANTIAN

Apakah desah itu masih setia mengiring harimu?
Diantara debar jantung yang merinduimu
Aku memilin seraut wajah yang menghantui malam-malamku
Kuingin dia ada dalam keputusasaanku
Menantimu hingga kaki-kaki tak mampu lagi berjalan

Seandainya desah itu masih bisa kucium disudut malam ini
Kubilang pada awan hitam
Datanglah....
Ku ingin mencium harum tubuhmu
Meski hanya lewat semilir angin
Tak kuasa sudah aku ingin rebah dilapang dadamu
Dan menangis di sudut bibirmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar