Pada bening bola matamu
Kutemukan sirat sinar keteduhan
Laksana bagai air yang dingin
Menyirami hatiku yang tengah kering
Di bening bola matamu
Aku mendapatkan kedamaian yang sulit untuk aku acuhkan
Sejenak matamu mengerjap-ngerjap
Betapa aku terpesona oleh semua itu
Walaupun aku tak pernah mengerti
Adakah semua itu membawa arti?
Sungguh.....
Aku dapat merasakan lewat cahaya matamu
Bahwa sebenarnya banyak yg ingin kau katakan
Aku menunggu...
Menunggumu hingga ada suatu ungkapan yang jelas
Bukan suatu hal yang membuat kegalauan hatiku
Namun...
Semua hanyalah ke sia-sia-an belaka
Kau begitu keras
Sekeras batu cadas di tengah laut
Atau kau sesungguhnya tidak berani mengakui adanya suatu kebenaran?
Sampai pada suatu batas
Aku akhirnya tak pernah lagi terkesan oleh pesan yang terpancar dari keteduhan sinar matamu itu
Karena bagiku semua sama saja
Aku tetap berjalan dalam keheningan hatiku
Kamis, 17 September 2009
Rabu, 16 September 2009
MENGENDALIKAN NAFSU
Barangsiapa meninggalkan berlebihan dalam bicara
Ia akan memperoleh hikmah dalam lisannya
Barangsiapa meninggalkan berlebihan dalam pandangan
Ia akan memperoleh ke khusyukan dalam ibadahnya
Barangsiapa meninggalkan berlebihan dalam makan
Ia akan diberi kelezatan dalam ibadahnya
Barangsiapa meninggalkan kelebihan dalam tertawa
Ia akan memperoleh kewibawaan
Barangsiapa meninggalkan cinta dunia
Ia akan memperoleh cinta akhirat
Dan,....
Barangsiapa meninggalkan kesibukan terhadap aib orang lain
Ia akan memperoleh kesibukan memperbaiki aibnya sendiri
Ia akan memperoleh hikmah dalam lisannya
Barangsiapa meninggalkan berlebihan dalam pandangan
Ia akan memperoleh ke khusyukan dalam ibadahnya
Barangsiapa meninggalkan berlebihan dalam makan
Ia akan diberi kelezatan dalam ibadahnya
Barangsiapa meninggalkan kelebihan dalam tertawa
Ia akan memperoleh kewibawaan
Barangsiapa meninggalkan cinta dunia
Ia akan memperoleh cinta akhirat
Dan,....
Barangsiapa meninggalkan kesibukan terhadap aib orang lain
Ia akan memperoleh kesibukan memperbaiki aibnya sendiri
SAAT JATUH CINTA
Kita semua ingin jatuh cinta
Mengapa...?
Sebab pengalaman mengajarkan kita merasa lengkap dalam hidup
Dimana setiap rasa di junjung
Setiap emosi di besarkan
Realita hidup menyebar...
Dan kita beterbangan ke langit
Cinta mungkin bertahan
Sesaat
Satu jam
Satu sore
Namun tiada menghapus nilainya
Karena kita tertinggal bersama kenangan
yang akan kita simpan sepanjang hidup
Mengapa...?
Sebab pengalaman mengajarkan kita merasa lengkap dalam hidup
Dimana setiap rasa di junjung
Setiap emosi di besarkan
Realita hidup menyebar...
Dan kita beterbangan ke langit
Cinta mungkin bertahan
Sesaat
Satu jam
Satu sore
Namun tiada menghapus nilainya
Karena kita tertinggal bersama kenangan
yang akan kita simpan sepanjang hidup
CINTA TAK HARUS MEMILIKI
Gerimis tidak menidurkan danau
Hanya membuat cemara termangu
Tidak bergoyang
Tidak menangis
Hanya sepi membasahi baju
Mengapa harus ada jurang perpisahan di antara kita?
Sudah lama kularung puisi dalam diri
Tapi tak juga kutemukan arti tentang
" mengapa cinta tak harus memiliki? "
Aku mencintai & merindukanmu dengan kesedihan & kebahagiaan yang terus mengalir pada sungai dalam hatiku
Hingga batu-batu dalam hatiku tak lagi membisu
KAU TERISTIMEWA
Bila matahari tak terbit lagi
Andai bumi tak berputar lagi
Bila bintang tiada di angkasa lagi
Hatiku akan tetap disini untukmu
Sepanjang kita punya kenangan
Masa lalu kan tersimpan
Sepanjang kita punya harapan
Masa depan menjadi idaman
Sepanjang kita punya cinta
Setiap hari tak kan pernah terbuang percuma
Kau kan jadi yang istimewa bagiku
Tak perduli apapun yang kau lakukan
Dari semua yang diciptakan Tuhan
Tak ada satupun yang sepertimu
Andai bumi tak berputar lagi
Bila bintang tiada di angkasa lagi
Hatiku akan tetap disini untukmu
Sepanjang kita punya kenangan
Masa lalu kan tersimpan
Sepanjang kita punya harapan
Masa depan menjadi idaman
Sepanjang kita punya cinta
Setiap hari tak kan pernah terbuang percuma
Kau kan jadi yang istimewa bagiku
Tak perduli apapun yang kau lakukan
Dari semua yang diciptakan Tuhan
Tak ada satupun yang sepertimu
YANG TELAH HILANG
Kepada satu yang terkasih
Betapa sunyi bila kau pergi
Walau aku tak bersamamu
Kurasakan ikatan perasaan di antara kita
Saat kau ada di sisiku
Aku merasa kuat&senyumku mengembang..mengembang lebih lama
Ya,itulah sesungguhnya
Aku merasa menjadi bidadari bila bersamamu
Aku merasa sanggup menghadapi tantangan apapun
Dimanapun&melawan apa saja yang menghalangi jalanku
Namun kini semuanya tak berarti lagi bagiku
Betapa sunyi bila kau pergi
Walau aku tak bersamamu
Kurasakan ikatan perasaan di antara kita
Saat kau ada di sisiku
Aku merasa kuat&senyumku mengembang..mengembang lebih lama
Ya,itulah sesungguhnya
Aku merasa menjadi bidadari bila bersamamu
Aku merasa sanggup menghadapi tantangan apapun
Dimanapun&melawan apa saja yang menghalangi jalanku
Namun kini semuanya tak berarti lagi bagiku
Selasa, 15 September 2009
MAMA
Tiada nasehat seindah nasehat mama
Tiada kasih seindah kasih mama
Tiada belaian sehangat belaian mama
Saat mama tak ada di sisiku
Rasa rinduku mendera hebat
Waktu terus berganti
Bulan berkejaran dengan mentari
Angin perlahan pergi
Meninggalkan aku sendiri
Yang menahan rindu pada mama
Tiada kasih seindah kasih mama
Tiada belaian sehangat belaian mama
Saat mama tak ada di sisiku
Rasa rinduku mendera hebat
Waktu terus berganti
Bulan berkejaran dengan mentari
Angin perlahan pergi
Meninggalkan aku sendiri
Yang menahan rindu pada mama
RASA RINDU YANG TAK PUDAR
Saat malam membentangkan sayapnya
Hamparan langit luas tersapu mataku
Kulihat jelas di sana
Ada namamu terukir indah dengan pena cinta
Saat sayup simponi malam terdengar
Kerinduanku semakin melangut
Rindu ini selalu datang mengusik
Saat kau jauh dari jangkauanku
Seperti alunan irama musik
Mendayu menggetarkan relung jiwaku
Memagut rasa yang sedang gundah
Karena esok masih terasa panjang
untuk kita menyatukan hati
Aku pernah merasakan rindu
Tapi tak pernah sekalipun aku membayangkan
Akan kerinduan yang sehebat ini
Kecuali....
Padamu
Rasa rindu itu selalu datang menyapaku
Membuat kegelisahan dalam setiap hembusan nafas&detak jantungku
Ia tak bisa membiarkan aku terpejam
Karena selalu mengenangmu
Satu yang tak pernah hilang dalam lamunanku
Wajah&senyumanmu selalu mengisi ruang rindu
Membuatku selalu mengharap akan hadirmu
Hamparan langit luas tersapu mataku
Kulihat jelas di sana
Ada namamu terukir indah dengan pena cinta
Saat sayup simponi malam terdengar
Kerinduanku semakin melangut
Rindu ini selalu datang mengusik
Saat kau jauh dari jangkauanku
Seperti alunan irama musik
Mendayu menggetarkan relung jiwaku
Memagut rasa yang sedang gundah
Karena esok masih terasa panjang
untuk kita menyatukan hati
Aku pernah merasakan rindu
Tapi tak pernah sekalipun aku membayangkan
Akan kerinduan yang sehebat ini
Kecuali....
Padamu
Rasa rindu itu selalu datang menyapaku
Membuat kegelisahan dalam setiap hembusan nafas&detak jantungku
Ia tak bisa membiarkan aku terpejam
Karena selalu mengenangmu
Satu yang tak pernah hilang dalam lamunanku
Wajah&senyumanmu selalu mengisi ruang rindu
Membuatku selalu mengharap akan hadirmu
RINDUKU
Buaian malam tak juga menyurutkan aku
Untuk terus mengenang&mengingatmu
Dalam hening&rasa rindu
Aku tanyakan pada bintang-bintang
Sedang apa kau di sana
Tapi ia selalu menjawab berulang
Bahwa kau sedang merinduku
Tanpa terasa kristal bening kembali menetes
Saat aku ingat akan dirimu
Yang selama ini mengisi diary kehidupanku
Untuk terus mengenang&mengingatmu
Dalam hening&rasa rindu
Aku tanyakan pada bintang-bintang
Sedang apa kau di sana
Tapi ia selalu menjawab berulang
Bahwa kau sedang merinduku
Tanpa terasa kristal bening kembali menetes
Saat aku ingat akan dirimu
Yang selama ini mengisi diary kehidupanku
PERCAYALAH
Bulan di langit jakarta
Membakar malam diam-diam
Langitpun hangus
Dan melelehkan tetes-tetes cinta kita
Bersama malam yang terbakar rinduku
Diam-diam kubisikkan cintaku padamu
Kuhembuskan nafas kehidupan
disekujur tubuhmu
Dibibirmu
Dilehermu
Didadamu
Agar kau hidup hanya tuk mencintaiku
Akulah dermaga hatimu
Tambatkan perahu cintamu padaku
Kan ku jaga dari segala badai yang mengancam
Percayalah kasih
Cinta kita bisa menembus waktu
Melewati segala belenggu
Hanya dengan menggenggamnya erat-erat
Membakar malam diam-diam
Langitpun hangus
Dan melelehkan tetes-tetes cinta kita
Bersama malam yang terbakar rinduku
Diam-diam kubisikkan cintaku padamu
Kuhembuskan nafas kehidupan
disekujur tubuhmu
Dibibirmu
Dilehermu
Didadamu
Agar kau hidup hanya tuk mencintaiku
Akulah dermaga hatimu
Tambatkan perahu cintamu padaku
Kan ku jaga dari segala badai yang mengancam
Percayalah kasih
Cinta kita bisa menembus waktu
Melewati segala belenggu
Hanya dengan menggenggamnya erat-erat
KAU & AKU
Jemariku mengering
Menjadi patahan arang
Yang terus menuliskan namamu
di tembok-tembok kota yang kusam
Keresahan yang tiada henti
Adalah arsiran dari cinta kita
Sesekali mungkin terlampau tebal
Tapi pasti ia akan menipis&menghalus
Lalu ada irisan-irisan rasa
Padaku mungkin cemburu
Padamu mungkin kegamangan&kegalauan
Tapi....
Itulah indahnya cinta
Kita telah terbang ribuan kilometer
dengan sayap cinta kita
Melewati tembok-tembok waktu
yang coba memenjarakan rindu kita
Kau & aku
Hanya perlu satu garis tegas
Yang mampu mengurai cinta kita dengan jernih
Menjadi patahan arang
Yang terus menuliskan namamu
di tembok-tembok kota yang kusam
Keresahan yang tiada henti
Adalah arsiran dari cinta kita
Sesekali mungkin terlampau tebal
Tapi pasti ia akan menipis&menghalus
Lalu ada irisan-irisan rasa
Padaku mungkin cemburu
Padamu mungkin kegamangan&kegalauan
Tapi....
Itulah indahnya cinta
Kita telah terbang ribuan kilometer
dengan sayap cinta kita
Melewati tembok-tembok waktu
yang coba memenjarakan rindu kita
Kau & aku
Hanya perlu satu garis tegas
Yang mampu mengurai cinta kita dengan jernih
Senin, 14 September 2009
PADAMU DAMBAANKU
Seperti debur ombak menderu
Berlabuh di pantai-pantai sunyi
Aku mencari cintaku dihatimu
Tiada henti
Tiada jeda
Hanya kau yang mampu
Menyihirku dengan cinta
Dan menyulap dunia menjadi nirwana yang sesungguhnya
Kau telah melihat
Betapa cintaku adalah dahaga abadi
Dahaga hanya padamu
Pada setiap lekuk hatimu
Padamu....
Kuterus mendamba
Setiap detik kulalui menajam
Dan menderaskan dambaku padamu
Seperti arus air di sungai cinta
Berlabuh di pantai-pantai sunyi
Aku mencari cintaku dihatimu
Tiada henti
Tiada jeda
Hanya kau yang mampu
Menyihirku dengan cinta
Dan menyulap dunia menjadi nirwana yang sesungguhnya
Kau telah melihat
Betapa cintaku adalah dahaga abadi
Dahaga hanya padamu
Pada setiap lekuk hatimu
Padamu....
Kuterus mendamba
Setiap detik kulalui menajam
Dan menderaskan dambaku padamu
Seperti arus air di sungai cinta
CINTA ITU SEPERTI
Cinta sejati seperti sungai,mengalir....
Kadang lurus
Kadang berliku
Kadang ada jeram&pusaran
Namun lebih menyenangkan kalau mengalir tenang menyejukkan
Karena cinta sejati selalu akan menemukan muaranya di lautan hati kita
Cinta itu seperti cuaca
Kadang cerah
Kadang mendung
Kadang hujan
Bahkan bisa timbul badai
Tapi aku akan mencintaimu di segala cuaca
Karena bila kita bersama
Kita akan lebih kuat menghadapi segalanya
Kadang lurus
Kadang berliku
Kadang ada jeram&pusaran
Namun lebih menyenangkan kalau mengalir tenang menyejukkan
Karena cinta sejati selalu akan menemukan muaranya di lautan hati kita
Cinta itu seperti cuaca
Kadang cerah
Kadang mendung
Kadang hujan
Bahkan bisa timbul badai
Tapi aku akan mencintaimu di segala cuaca
Karena bila kita bersama
Kita akan lebih kuat menghadapi segalanya
Kamis, 10 September 2009
KATA PUJANGGA
Kata pujangga....
Cinta letaknya di hati
Meskipun tersembunyi
Namun getarannya jelas sekali
Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan
Sehingga tanpa sadar kita kadang melakukan hal yang paling bodoh
Bercinta memang mudah
Untuk dicintai memang mudah
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh
Bercintalah sehebat yang kamu bisa
Asal....
Jangan bodoh seperti Laila&Majnun
Maka cinta kamu berada dalam arus kebijaksanaan
Cinta letaknya di hati
Meskipun tersembunyi
Namun getarannya jelas sekali
Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan
Sehingga tanpa sadar kita kadang melakukan hal yang paling bodoh
Bercinta memang mudah
Untuk dicintai memang mudah
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh
Bercintalah sehebat yang kamu bisa
Asal....
Jangan bodoh seperti Laila&Majnun
Maka cinta kamu berada dalam arus kebijaksanaan
KATAKAN SAJA
Katakan saja....
Dengan bahasa apapun
Pilihan kata mana pun
Dan cara ungkap siapa pun semua isi hatimu
Beban-beban hidupmu
Tangis yang kau tahan
Malu yang kau sembunyikan
Lampiasan yang kau redam
Katakan saja....
Karena aku adalah SAHABATMU
Dengan bahasa apapun
Pilihan kata mana pun
Dan cara ungkap siapa pun semua isi hatimu
Beban-beban hidupmu
Tangis yang kau tahan
Malu yang kau sembunyikan
Lampiasan yang kau redam
Katakan saja....
Karena aku adalah SAHABATMU
AIR MATA CINTA
Aku tak pernah tahu sebelumnya bila cinta seperti ini
Cinta memberimu kebahagiaan
Cinta memberimu kesenangan
Namun....
Aku tak pernah tahu
Bila cinta juga kan membuatmu berlinang air mata
Memang menyedihkan setelah tahu bila seseorang yang membuatmu menangis
Justru seseorang yang sanggup menghentikan tangismu
Hari ini aku menangisimu
Dan air mataku menitik ke samudera
Saat aku menitikkan air mata
Adalah...
Saat ketika aku berhenti mencintaimu
Cinta memberimu kebahagiaan
Cinta memberimu kesenangan
Namun....
Aku tak pernah tahu
Bila cinta juga kan membuatmu berlinang air mata
Memang menyedihkan setelah tahu bila seseorang yang membuatmu menangis
Justru seseorang yang sanggup menghentikan tangismu
Hari ini aku menangisimu
Dan air mataku menitik ke samudera
Saat aku menitikkan air mata
Adalah...
Saat ketika aku berhenti mencintaimu
CINTAKU
Ketika raga menjadi bejana rapuh
Rengkuhlah adaku
Menyulam jiwa di bening kalbu
Menggapaimu dengan cinta yang membahagiakan
Aku akan setia menanti cintamu datang di keesokkan hari
Kalau memang itu jalan satu-satunya yang harus kulalui
Cintaku padamu menggurat cerita yang menjelma memori
Tak lekang oleh waktu
Merunduk pada keabadian tak mati-mati
Pesonamu telah menguras habis cintaku
Menjadikanmu satu-satunya yang tinggal di singgasana hatiku
Rengkuhlah adaku
Menyulam jiwa di bening kalbu
Menggapaimu dengan cinta yang membahagiakan
Aku akan setia menanti cintamu datang di keesokkan hari
Kalau memang itu jalan satu-satunya yang harus kulalui
Cintaku padamu menggurat cerita yang menjelma memori
Tak lekang oleh waktu
Merunduk pada keabadian tak mati-mati
Pesonamu telah menguras habis cintaku
Menjadikanmu satu-satunya yang tinggal di singgasana hatiku
Rabu, 09 September 2009
AKU TELAH HANCUR
Masihku berselimut gundah
Hari-hariku berjalan dalam aliran detak jantung yang gelisah
Memaksa mataku kembali basah
Jiwaku tersiksa...
Hatiku tersayat luka
Samar ku pandang dunia
Membabi buta kupijak tanah berkerikil
Bercerai berai jiwaku berjalan tak berarah
Larut dalam duka ketika kusadar
Setiap saat ku undang tanya tanpa jawab
Mengapa sepi selalu menyekat diri meski ramai disekitarku
Apakah ini pertanda aku telah patah?
Yang tersisa dalam hatiku
Hanyalah gelap dalam asa
Aku telah hancur.....
Yang bisa kulakukan kini tak lebih dari membelai kasih hampa
Tengadah dalam tatapan kosong
Menghitung datangnya hari esok
Dalam kecewa tak berkesudahan
Hari-hariku berjalan dalam aliran detak jantung yang gelisah
Memaksa mataku kembali basah
Jiwaku tersiksa...
Hatiku tersayat luka
Samar ku pandang dunia
Membabi buta kupijak tanah berkerikil
Bercerai berai jiwaku berjalan tak berarah
Larut dalam duka ketika kusadar
Setiap saat ku undang tanya tanpa jawab
Mengapa sepi selalu menyekat diri meski ramai disekitarku
Apakah ini pertanda aku telah patah?
Yang tersisa dalam hatiku
Hanyalah gelap dalam asa
Aku telah hancur.....
Yang bisa kulakukan kini tak lebih dari membelai kasih hampa
Tengadah dalam tatapan kosong
Menghitung datangnya hari esok
Dalam kecewa tak berkesudahan
Minggu, 06 September 2009
PESONAMU
Pesonamu tak pernah lelah kumamah dalam ejaan kata-kata&ukiran janji hati
Kau selalu indah kupandang
Apa yang engkau tawarkan dibalik lugu sapamu&sahaja tawamu?
Yang kutahu....
Kau selalu ada disetiap detak jantungku
Seperti malam ini....
Aku takluk lagi dalam mata beningmu
Selalu begitu
Kau selalu indah kupandang
Apa yang engkau tawarkan dibalik lugu sapamu&sahaja tawamu?
Yang kutahu....
Kau selalu ada disetiap detak jantungku
Seperti malam ini....
Aku takluk lagi dalam mata beningmu
Selalu begitu
TAK ADA LAGI ASA
Aku setia duduk disudut keheningan
Mengais bisu arti sebuah bahagia yang tak kunjung tiba
Tenggelamku dalam luka tak berujung
Hanya ada hampa yang menyekat
Jiwaku seperti mati
Detak hati ini terlanjur berhenti
Terasing sepi menyusuri hitam diri
Tak ada lagi asa yang menyeruak
Hanya sepi yang hidup jadi prasasti
Terapung jiwaku dalam perjalanan pongah
Goyah kakiku menjejak rumah hatimu
Masihkah ada bahagia yang tersisa
Sementara kamu semakin jauh ku kejar
Ketika derita ini kusentuh pedih
Aku tak percaya lagi bahagia itu ada
Aku tak tahu lagi jalan mana yang harus kupijak
Semua terasa kabur
Samar bayangmu tak bisa lagi kusentuh
Pada arakan awan....
Kujeritkan aroma pedihku
Hatiku patah kala kutahu kamu telah berdusta
Airmata yang tumpah adalah bukti aku terluka
Apalagi yang bisa aku lakukan?
Selain memanjatkan ribuan doa
Dalam sujud....
Kupinta jutaan harap
Semoga aku tabah dalam sedih yang tak bersahabat
Mengais bisu arti sebuah bahagia yang tak kunjung tiba
Tenggelamku dalam luka tak berujung
Hanya ada hampa yang menyekat
Jiwaku seperti mati
Detak hati ini terlanjur berhenti
Terasing sepi menyusuri hitam diri
Tak ada lagi asa yang menyeruak
Hanya sepi yang hidup jadi prasasti
Terapung jiwaku dalam perjalanan pongah
Goyah kakiku menjejak rumah hatimu
Masihkah ada bahagia yang tersisa
Sementara kamu semakin jauh ku kejar
Ketika derita ini kusentuh pedih
Aku tak percaya lagi bahagia itu ada
Aku tak tahu lagi jalan mana yang harus kupijak
Semua terasa kabur
Samar bayangmu tak bisa lagi kusentuh
Pada arakan awan....
Kujeritkan aroma pedihku
Hatiku patah kala kutahu kamu telah berdusta
Airmata yang tumpah adalah bukti aku terluka
Apalagi yang bisa aku lakukan?
Selain memanjatkan ribuan doa
Dalam sujud....
Kupinta jutaan harap
Semoga aku tabah dalam sedih yang tak bersahabat
SEBUAH RASA
Saat menatap matamu
Aku terseret untuk masuk lebih jauh
Ada getar yang lain yang tak biasanya hadir didadaku
Entah mengapa....
Datang menjelma sebuah rasa yang lama tak hinggap dipundakku
Entah mengapa itu terjadi setelah aku kenal kamu
Kita bertemu tanpa rekayasa
Dan tahu-tahu aku merasa begitu dekat tanpa kusengaja
Ini bukan gombal....
Tapi kejujuran
Untuk apa aku bersusah payah di dalam hujan&kemacetan
Kalau tidak demi untuk bertemu kamu
Aku tak mampu
Dan tak akan pernah mampu berpura-pura tidak bahagia
ketika duduk semeja dengan kamu,sore kemarin
Bisa kenal kamu
Bagiku mempunyai makna yang dalam
Hingga aku masih merenung malam ini dalam suasana hati yang membiru
Dimataku
Kamu punya makna tersendiri
Entah apa....
Aku belum berani mengatakannya
Pertemuan dengan kamu
Menyisakan sepenggal kisah romantis yang menyentil ketermanguanku
Aku terseret untuk masuk lebih jauh
Ada getar yang lain yang tak biasanya hadir didadaku
Entah mengapa....
Datang menjelma sebuah rasa yang lama tak hinggap dipundakku
Entah mengapa itu terjadi setelah aku kenal kamu
Kita bertemu tanpa rekayasa
Dan tahu-tahu aku merasa begitu dekat tanpa kusengaja
Ini bukan gombal....
Tapi kejujuran
Untuk apa aku bersusah payah di dalam hujan&kemacetan
Kalau tidak demi untuk bertemu kamu
Aku tak mampu
Dan tak akan pernah mampu berpura-pura tidak bahagia
ketika duduk semeja dengan kamu,sore kemarin
Bisa kenal kamu
Bagiku mempunyai makna yang dalam
Hingga aku masih merenung malam ini dalam suasana hati yang membiru
Dimataku
Kamu punya makna tersendiri
Entah apa....
Aku belum berani mengatakannya
Pertemuan dengan kamu
Menyisakan sepenggal kisah romantis yang menyentil ketermanguanku
DATANGLAH PENANTIAN
Apakah desah itu masih setia mengiring harimu?
Diantara debar jantung yang merinduimu
Aku memilin seraut wajah yang menghantui malam-malamku
Kuingin dia ada dalam keputusasaanku
Menantimu hingga kaki-kaki tak mampu lagi berjalan
Seandainya desah itu masih bisa kucium disudut malam ini
Kubilang pada awan hitam
Datanglah....
Ku ingin mencium harum tubuhmu
Meski hanya lewat semilir angin
Tak kuasa sudah aku ingin rebah dilapang dadamu
Dan menangis di sudut bibirmu
Diantara debar jantung yang merinduimu
Aku memilin seraut wajah yang menghantui malam-malamku
Kuingin dia ada dalam keputusasaanku
Menantimu hingga kaki-kaki tak mampu lagi berjalan
Seandainya desah itu masih bisa kucium disudut malam ini
Kubilang pada awan hitam
Datanglah....
Ku ingin mencium harum tubuhmu
Meski hanya lewat semilir angin
Tak kuasa sudah aku ingin rebah dilapang dadamu
Dan menangis di sudut bibirmu
DI TEPI DAMBA
Hening terpuruk dilibat bayangmu
Mengeras dalam benak tak mau pergi
Mengapa selalu ada kesiap namamu mengasah tajam
di tepi damba yang berarak menuju rumahmu
Bersimbah puisi keindahan yang melukis birunya rinduku
Berpeluh gita manja yang melenakan sepotong senja
Detik ini....
Aku memeluk hening
Hiba khusyuk untuk dambaku
Mengeras dalam benak tak mau pergi
Mengapa selalu ada kesiap namamu mengasah tajam
di tepi damba yang berarak menuju rumahmu
Bersimbah puisi keindahan yang melukis birunya rinduku
Berpeluh gita manja yang melenakan sepotong senja
Detik ini....
Aku memeluk hening
Hiba khusyuk untuk dambaku
Sabtu, 05 September 2009
SEPERTI APA RINDUMU
Seperti apa rindumu?
Apakah menghujam nyeri
seperti sajak cinta tercipta untukmu
Saat sendiri sepi
Tidakkah engkau juga begitu
Waktu memang memagari
tapi tak bisa cegah cinta
yang terus melingkari
Apakah menghujam nyeri
seperti sajak cinta tercipta untukmu
Saat sendiri sepi
Tidakkah engkau juga begitu
Waktu memang memagari
tapi tak bisa cegah cinta
yang terus melingkari
Jumat, 04 September 2009
CINTA ADALAH CINTA
Minat bukan berarti cinta
Bangga bukan berarti cinta
Kagum juga bukan berarti cinta
Dan....
Suka juga tidak selaras dengan cinta
Malah sayang pun bukan cinta
Tetapi....
Cinta itu adalah cinta
:Mereka yang cintanya selalu dibalas
Kurang mengerti perasaan cinta yang sebenarnya
Bangga bukan berarti cinta
Kagum juga bukan berarti cinta
Dan....
Suka juga tidak selaras dengan cinta
Malah sayang pun bukan cinta
Tetapi....
Cinta itu adalah cinta
:Mereka yang cintanya selalu dibalas
Kurang mengerti perasaan cinta yang sebenarnya
Kamis, 03 September 2009
AKULAH MATAHARIMU
Cinta ibarat matahari
yang merekah setiap fajar
dan tenggelam setiap senja
tapi ia selalu terbit
dengan pesona yang memikat setiap mata
Setiap hati memiliki matahari
yang menerangi tanpa pamrih
menghangatkan tanpa lelah
dan mengusir dingin tanpa ragu
Matahari adalah cinta
Kan ku hangatkan kamu
setiap malam dalam dekapku
sebab akulah mataharimu yang terus bersinar
dalam relung-relung gelap hatimu
yang merekah setiap fajar
dan tenggelam setiap senja
tapi ia selalu terbit
dengan pesona yang memikat setiap mata
Setiap hati memiliki matahari
yang menerangi tanpa pamrih
menghangatkan tanpa lelah
dan mengusir dingin tanpa ragu
Matahari adalah cinta
Kan ku hangatkan kamu
setiap malam dalam dekapku
sebab akulah mataharimu yang terus bersinar
dalam relung-relung gelap hatimu
KERINDUAN
Biru rinduku menggelayut
disetiap gumpalan awan
yang hanya membentuk wajahmu
sampai tak bisa lagi kulihat apapun selain dirimu
Benakku penuh oleh wajahmu
Beribu senyum kau tebar disitu
Melambungkan angan
dan kerinduan yang tak tertahan dihatiku
Merindukanmu...
Adalah sebuah proses tanpa akhir
Selalu terulang setiap saat
Menyergap secepat kilat
Dan membuatku tak berkutik
disetiap gumpalan awan
yang hanya membentuk wajahmu
sampai tak bisa lagi kulihat apapun selain dirimu
Benakku penuh oleh wajahmu
Beribu senyum kau tebar disitu
Melambungkan angan
dan kerinduan yang tak tertahan dihatiku
Merindukanmu...
Adalah sebuah proses tanpa akhir
Selalu terulang setiap saat
Menyergap secepat kilat
Dan membuatku tak berkutik
HANYA KEPADAMU TUHAN
Pada akhirnya tidak akan ada duka derita
Pada akhirnya hanyalah Engkau,ya Tuhan
Dalam Dikau aku sanggup membela diri,sejauh mungkin
Dalam Dikau aku mau bertahan,kalau toh harus begitu
Dalam Dikau aku rela menjawab ya
Dalam Dikau aku boleh berontak
Dalam Dikau aku menaruh harapan
dan mengalami bahwa....
Pada akhirnya tidak akan ada duka derita
Pada akhirnya hanyalah Engkau ya Tuhan
Engkau adalah....
Jalan,Kebenaran&Hidup
bagiku.....
Pada akhirnya hanyalah Engkau,ya Tuhan
Dalam Dikau aku sanggup membela diri,sejauh mungkin
Dalam Dikau aku mau bertahan,kalau toh harus begitu
Dalam Dikau aku rela menjawab ya
Dalam Dikau aku boleh berontak
Dalam Dikau aku menaruh harapan
dan mengalami bahwa....
Pada akhirnya tidak akan ada duka derita
Pada akhirnya hanyalah Engkau ya Tuhan
Engkau adalah....
Jalan,Kebenaran&Hidup
bagiku.....
DOA UNTUKMU...
Semoga Tuhan menyertaimu
untuk menunjukkan jalan kepadamu
Semoga Tuhan berada disampingmu
untuk merangkulmu&melindungimu dari segala mara bahaya
Semoga Tuhan berada di bawah engkau
untuk menatangmu apabila engkau jatuh
Semoga Tuhan senantiasa menyertaimu
untuk menghiburmu bila kesedihan menimpamu
Semoga Tuhan mengitari engkau sebagai tembok pelindung
untuk membela engkau bila musuh menyerangmu
Semoga Tuhan berada di atas engkau
untuk memberkatimu
Semoga Allah Yang Mahabaik&Maharahim memberkati engkau
hari ini,besok&sepanjang masa.
Amien.
untuk menunjukkan jalan kepadamu
Semoga Tuhan berada disampingmu
untuk merangkulmu&melindungimu dari segala mara bahaya
Semoga Tuhan berada di bawah engkau
untuk menatangmu apabila engkau jatuh
Semoga Tuhan senantiasa menyertaimu
untuk menghiburmu bila kesedihan menimpamu
Semoga Tuhan mengitari engkau sebagai tembok pelindung
untuk membela engkau bila musuh menyerangmu
Semoga Tuhan berada di atas engkau
untuk memberkatimu
Semoga Allah Yang Mahabaik&Maharahim memberkati engkau
hari ini,besok&sepanjang masa.
Amien.
Selasa, 01 September 2009
YANG TAK TERJAWAB
Lamunanku tak terbayang
Saat hati gundah gulana
Merenung dalam ketakberdayaan
Pasrah dalam kehidupan
Kemana kaki melangkah
Disitulah takdir yang nyata
Nyaris akal sehat terancam keputusasaan
Tak berdaya oleh kepedihan
Mengerang dalam realita
Meratap dalam sembab
Merenung....
Akan kemana hidup ini berjalan?
Akan kemana takdir ini membawanya?
Semua tak jelas...
Oleh tanya yang tak terjawab
Saat hati gundah gulana
Merenung dalam ketakberdayaan
Pasrah dalam kehidupan
Kemana kaki melangkah
Disitulah takdir yang nyata
Nyaris akal sehat terancam keputusasaan
Tak berdaya oleh kepedihan
Mengerang dalam realita
Meratap dalam sembab
Merenung....
Akan kemana hidup ini berjalan?
Akan kemana takdir ini membawanya?
Semua tak jelas...
Oleh tanya yang tak terjawab
Langganan:
Postingan (Atom)