Ketika raga menjadi bejana rapuh
Rengkuhlah adaku
Menyulam jiwa di bening kalbu
Menggapaimu dengan cinta yang membahagiakan
Aku akan setia menanti cintamu datang di keesokkan hari
Kalau memang itu jalan satu-satunya yang harus kulalui
Cintaku padamu menggurat cerita yang menjelma memori
Tak lekang oleh waktu
Merunduk pada keabadian tak mati-mati
Pesonamu telah menguras habis cintaku
Menjadikanmu satu-satunya yang tinggal di singgasana hatiku
Kamis, 10 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar