Mimpi...
Tak berkedip memandangmu
Dihujamkan angan dalam tidurmu
Ditusukkan kata dalam risau
Menjelma menjadi gelisah karat pisau
Mimpiku bukanlah mimpi
Tapi bisa juga mimpi kita tak beda
Tak perlu dirisalahkan
Mimpi biar hiasi kegelisahan
Mimpi tak enggan berbisik
Jadi dorongan jiwa untuk tetap tak goyah
Ditengah banyak tanya
Dan badai yang tak pernah reda
Sebuah mimpi yang menghampiri
Janganlah dihindari
Gapailah karena sangat berarti
Bagi diri sendiri
:Agar perjalanan tak sia~sia...
Kamis, 29 April 2010
Minggu, 25 April 2010
UNTUK KEDUA MALAIKAT KECILKU
Dengarlah anakku....
Kau dan aku sama
Menjalani hidup
Hidup penuh coba
Jangan bimbang lagi
Teruslah melangkah
Ada aku disini....
Yang kan menemani
Hanya cinta yang 'kan selalu hadir dalam segala sepi
Hanya cinta pula yang 'kan selalu bisa kau harapkan dalam menjalani hidup
Yakinlah anakku....
Kasihi semua
Tanpa terkecuali
Dan tanpa kembali
Hidup 'kan berarti
Dengan mencintai
Niat jujur dan tulus
Takkan pernah mati
Hanya cinta yang 'kan selalu hadir dalam segala duka
Hanya cinta yang 'kan selalu bisa kau berikan dalam mensyukuri hidup
Hanya cinta yang 'kan selalu menyembuhkan segala luka
Dan....
Hanya cinta pula yang 'kan selalu bisa membuktikan semua keindahan hidup
Kau dan aku sama
Menjalani hidup
Hidup penuh coba
Jangan bimbang lagi
Teruslah melangkah
Ada aku disini....
Yang kan menemani
Hanya cinta yang 'kan selalu hadir dalam segala sepi
Hanya cinta pula yang 'kan selalu bisa kau harapkan dalam menjalani hidup
Yakinlah anakku....
Kasihi semua
Tanpa terkecuali
Dan tanpa kembali
Hidup 'kan berarti
Dengan mencintai
Niat jujur dan tulus
Takkan pernah mati
Hanya cinta yang 'kan selalu hadir dalam segala duka
Hanya cinta yang 'kan selalu bisa kau berikan dalam mensyukuri hidup
Hanya cinta yang 'kan selalu menyembuhkan segala luka
Dan....
Hanya cinta pula yang 'kan selalu bisa membuktikan semua keindahan hidup
BAGIKU CINTA....
Pena ini tak pernah berhenti menggoreskan tinta cinta
Halaman demi halaman tak berkesudahan
Namamu nyata terukir disana
Menjadi inspirasiku untuk tetap bertahan
Aku tidak cukup pandai
Merangkai kata untuk menjual cinta
Bagiku cinta ialah cinta
Maka aku pun mencintai dengan apa adanya
Cinta itu sebuah naluri
Ia tidak bisa dibohongi dan membohongi
Mencintai memang butuh kerelaan dan keikhlasan
Selain perjuangan cinta juga butuh pengorbanan
Bercinta dengan hati untuk sebuah keabadian
Untukmu biarkan kisah ini selalu terukir
Karena diriku memang tak ingin cerita kita berakhir.....
Halaman demi halaman tak berkesudahan
Namamu nyata terukir disana
Menjadi inspirasiku untuk tetap bertahan
Aku tidak cukup pandai
Merangkai kata untuk menjual cinta
Bagiku cinta ialah cinta
Maka aku pun mencintai dengan apa adanya
Cinta itu sebuah naluri
Ia tidak bisa dibohongi dan membohongi
Mencintai memang butuh kerelaan dan keikhlasan
Selain perjuangan cinta juga butuh pengorbanan
Bercinta dengan hati untuk sebuah keabadian
Untukmu biarkan kisah ini selalu terukir
Karena diriku memang tak ingin cerita kita berakhir.....
KANGEN & RINDU
Hari berganti bulan...
Dan bulan berganti tahun...
Kubertahan dengan menikmati apapun yang menjadi luapan hati
Mencari~cari sedalam apa rindu ini
Menjelma nyata,untukmu
Perjalanan dan pencarianku belum juga berakhir
Masih saja ada rindu yang terus mencatat tentangmu
Tak hilang,meski kau semakin jauh berlari
Meski tangan ini mulai tertatih menulis cerita rindu untukmu
Aku tak mampu untuk mengakhirinya
Barangkali bersamamu aku bisa mencipta bahagia
Dan pada akhirnya....
Aku tersudut seorang diri
Kupandangi langit yang luas tak terbatas
Kuraba hati kembali
Menakar kangen dan rindu yang hinggap,untukmu
Kulewati hari dengan mengais apa yang tersisa dari perjalanan jiwa
Betapa susahnya menyelami hatimu
Mengundang rindu tuk terus menyapa tak mau menepi
Sampai detik ini....
Aku masih memilin angin yang tak beraturan
Negeri rindu yang kau tebar masih tertutup kabut tebal
Sementara aku..kakiku gemetar menilas jejakmu
Dan bulan berganti tahun...
Kubertahan dengan menikmati apapun yang menjadi luapan hati
Mencari~cari sedalam apa rindu ini
Menjelma nyata,untukmu
Perjalanan dan pencarianku belum juga berakhir
Masih saja ada rindu yang terus mencatat tentangmu
Tak hilang,meski kau semakin jauh berlari
Meski tangan ini mulai tertatih menulis cerita rindu untukmu
Aku tak mampu untuk mengakhirinya
Barangkali bersamamu aku bisa mencipta bahagia
Dan pada akhirnya....
Aku tersudut seorang diri
Kupandangi langit yang luas tak terbatas
Kuraba hati kembali
Menakar kangen dan rindu yang hinggap,untukmu
Kulewati hari dengan mengais apa yang tersisa dari perjalanan jiwa
Betapa susahnya menyelami hatimu
Mengundang rindu tuk terus menyapa tak mau menepi
Sampai detik ini....
Aku masih memilin angin yang tak beraturan
Negeri rindu yang kau tebar masih tertutup kabut tebal
Sementara aku..kakiku gemetar menilas jejakmu
PENANTIANKU
Penantianku selama ini usai sudah
Ternyata aku tak salah memendam cinta ini
Kini aku tau kau telah memilihku
Bermalam~malam aku menunggu kejujuran hatimu
Detik ini...aku percaya
Kau memang mencintaiku
Apa lagi kata yang harus aku sembunyikan?
Kalau kenyataannya aku juga mencintaimu
Berlabuh sudah akhirnya cinta pelangi
Yang kubangun diatas risau ragumu
Saat ini tak ada yang lebih membahagiakan
Selain menerima dirimu
Terlalu indah kebahagiaan ini untuk dilukiskan
Ungkapan hatimu bagai siraman salju digersang hatiku
Terima kasih karena kau mencintaiku....
Ternyata aku tak salah memendam cinta ini
Kini aku tau kau telah memilihku
Bermalam~malam aku menunggu kejujuran hatimu
Detik ini...aku percaya
Kau memang mencintaiku
Apa lagi kata yang harus aku sembunyikan?
Kalau kenyataannya aku juga mencintaimu
Berlabuh sudah akhirnya cinta pelangi
Yang kubangun diatas risau ragumu
Saat ini tak ada yang lebih membahagiakan
Selain menerima dirimu
Terlalu indah kebahagiaan ini untuk dilukiskan
Ungkapan hatimu bagai siraman salju digersang hatiku
Terima kasih karena kau mencintaiku....
TERSIKSA
Saat kutemukan dirimu
Tak kusangka rasamu tertinggal begitu dalam
Hingga ku tak tahu apakah ini cinta yang terindah
Yang kan berakhir
Telah ku ucapkan sayang
Dan kubuktikan kau yang terpilih
Namun kau buatku tersiksa
Dengan rasa yang tak pernah kan terjawab
Apa yang harus kulakukan.....
Agar aku berikan cintaku hanya untukmu
Meski ku berharap kau mau
Merasakan getaran yang pernah kita rasakan
Tak kusangka rasamu tertinggal begitu dalam
Hingga ku tak tahu apakah ini cinta yang terindah
Yang kan berakhir
Telah ku ucapkan sayang
Dan kubuktikan kau yang terpilih
Namun kau buatku tersiksa
Dengan rasa yang tak pernah kan terjawab
Apa yang harus kulakukan.....
Agar aku berikan cintaku hanya untukmu
Meski ku berharap kau mau
Merasakan getaran yang pernah kita rasakan
Sabtu, 24 April 2010
Aku menatap alam yang tertidur
Dan dengan renungan mendalam terungkaplah realitas
Sesuatu yang tidak terbatas dan sangat luas
Sesuatu yang tidak mempunyai kekuatan untuk menuntut
Memperoleh pengaruh atau juga dibeli dengan uang
Ia juga tak terhapus oleh air mata
Itulah makna alam yang berhias indahnya cinta
Perkenankanlah aku menyentuhmu
Perkenankanlah aku mendengarkan suara hatimu
Renggutlah cadar ini...
Yang menutupi tujuanku merangkai bahasa cinta
Dan mengukir indahnya cinta
Robohkanlah dinding ini...
Yang menghalangi cintaku dari pandanganku yang jernih
Dan tempatkan aku di atas sepasang sayap dengan ukiran kata cinta
Serta...
Kutitipkan cintaku pada seribu kunang~kunang yang terang benderang
Dan berharap mereka kan pulang padaku setelah bersayap~sayap rinduku padamu
Dan dengan renungan mendalam terungkaplah realitas
Sesuatu yang tidak terbatas dan sangat luas
Sesuatu yang tidak mempunyai kekuatan untuk menuntut
Memperoleh pengaruh atau juga dibeli dengan uang
Ia juga tak terhapus oleh air mata
Itulah makna alam yang berhias indahnya cinta
Perkenankanlah aku menyentuhmu
Perkenankanlah aku mendengarkan suara hatimu
Renggutlah cadar ini...
Yang menutupi tujuanku merangkai bahasa cinta
Dan mengukir indahnya cinta
Robohkanlah dinding ini...
Yang menghalangi cintaku dari pandanganku yang jernih
Dan tempatkan aku di atas sepasang sayap dengan ukiran kata cinta
Serta...
Kutitipkan cintaku pada seribu kunang~kunang yang terang benderang
Dan berharap mereka kan pulang padaku setelah bersayap~sayap rinduku padamu
CINTA DALAM KESEDIHAN
Tak pernah ku merasa sepi
Sesepi hari~hari ini
Kusadari ku sendiri
Melamun dalam gundahnya hati
Terhimpit kerinduan bercampur baur kehilangan
Tak kukira secepat ini...
Jadi pesakitan cintamu
Terseret arus kekacauan
Teganya kau sudahi cintaku
Begitu menusukku
Begitu remukan jiwaku
Kau hancurkan segala keinginan
Duakan dirimu
Kau membuatku terkubur mati dalam kesedihan
Ku tak sanggup musnahkan rasa sayang tertuju padamu
Tuhan tolonglah jiwaku
Rintihan kepedihan bathinku
Sesepi hari~hari ini
Kusadari ku sendiri
Melamun dalam gundahnya hati
Terhimpit kerinduan bercampur baur kehilangan
Tak kukira secepat ini...
Jadi pesakitan cintamu
Terseret arus kekacauan
Teganya kau sudahi cintaku
Begitu menusukku
Begitu remukan jiwaku
Kau hancurkan segala keinginan
Duakan dirimu
Kau membuatku terkubur mati dalam kesedihan
Ku tak sanggup musnahkan rasa sayang tertuju padamu
Tuhan tolonglah jiwaku
Rintihan kepedihan bathinku
Jumat, 23 April 2010
MENGHUJAM JANTUNG
Detak waktu menghujam di jantung
Menjadi titik-titik yang membentuk wajah tampanmu dimataku
Dirimu...
Memenuh di semua ruang diriku
Lalu menyatu dalam keindahan cintamu
Kurentangkan busur...
Kubidik & kupanah hatimu
Angin mendesir
Panah mendesing
Dan cintapun mengalir diantara hatimu & hatiku
Kau & aku..
Tak perlu lagi kata-kata
Karena kata-kata telah melebur dalam cinta kita
Menjadi titik-titik yang membentuk wajah tampanmu dimataku
Dirimu...
Memenuh di semua ruang diriku
Lalu menyatu dalam keindahan cintamu
Kurentangkan busur...
Kubidik & kupanah hatimu
Angin mendesir
Panah mendesing
Dan cintapun mengalir diantara hatimu & hatiku
Kau & aku..
Tak perlu lagi kata-kata
Karena kata-kata telah melebur dalam cinta kita
22 APRIL PADAMU KEKASIH
Sejak kau katakan cinta
Aku hanyut dalam simfoni rasa
Yang memainkan nada-nada minor pada dawai-dawai hatiku
Mungkin kau tak pernah mengira
Karena cinta memang tak terkira
Karena cinta memang tak terukur
Bahkan oleh hatimu sendiri
Kau telah melihat
Betapa cintaku adalah dahaga abadi
Dahaga hanya padamu
Pada setiap lekuk hatimu
Mencintaimu...
Membuat hidupku tak lagi hampa
Mencintaimu...
Adalah suatu kebahagiaan dalam hidupku untuk selamanya
Aku hanyut dalam simfoni rasa
Yang memainkan nada-nada minor pada dawai-dawai hatiku
Mungkin kau tak pernah mengira
Karena cinta memang tak terkira
Karena cinta memang tak terukur
Bahkan oleh hatimu sendiri
Kau telah melihat
Betapa cintaku adalah dahaga abadi
Dahaga hanya padamu
Pada setiap lekuk hatimu
Mencintaimu...
Membuat hidupku tak lagi hampa
Mencintaimu...
Adalah suatu kebahagiaan dalam hidupku untuk selamanya
AKU BERTANYA KEPADA HATI DAN PIKIRANKU
Wahai hatiku yang rapuh...
Aku bertanya kepadamu...
Kenapa kamu biarkan dia datang dan bermain dalam taman hidupku?.
Seharusnya kamu mengerti keadaan perasaanku yang labil ini.
Begitu mudahnya aku senang,duka,sedih dan segala rasa tentang perasaan.
Duhai hatiku yang sombong...kini aku menghujatmu.
Mana tanggung jawabmu terhadap perasaan yang semakin mendalam ini?
Mana tenagamu dalam mendukungku ketika terjatuh seperti ini?
Mana obat yang kubutuhkan untuk sakit perasaan yang sedang ku alami ini?
Hai..hatiku yang tak perduli...aku memanggilmu...
Ketahuilah kalau saat ini aku tengah lara hati
Dia yang aku cinta
Yang kau biarkan bermain di perasaanku beranjak pergi
Katakan padaku bagaimana caraku memanggilnya kembali?
Perasaan ini telah terlalu dalam melukai sanubari hatiku
Dia begitu leluasa menari-nari dan mencoret-coret dinding jiwa ini
Akibatnya aku terbelenggu dalam kata cinta yang erat kepadanya
Ini bukan luka perih perbuatannya
Ini perasaan cinta yang tak pernah kurasakan
Aku beringsut diri tanpa berani bangkit mengejarnya
Dia telah memikatku,menjaringku,mengikatku dan membelenggu perasaanku
Dia seperti memaksa otakku untuk selalu memikirkannya
Dialah pemenang atas pergulatan perasaan ini
Huh...
Hatiku yang bodoh..jawablah aku...
Bagaimana caraku menanggulangi perasaan cinta ini?
Apa cara agar dia mau tinggal menemani ragaku?
Rayuan apa yang harus kupedengarkan agar perhatiannya tersita kepadaku?
Hati.....
Aku tidak menyesal telah mendengarkan suaramu daripada suara pikiranku
Tapi kumohon,berilah aku kejelasan untuk situasiku saat ini
Jangan kamu hanya duduk berayun mengguncang kaki...
Sementara aku dan pikiranku bingung mencari solusi atas keadaanku yang nelangsa ini
Hatiku yang membisu..
Aku tidak menyalahkanmu atas suara yang kamu bisikan
Walau terkadang aku mengabaikanmu dan lebih mendengarkan suara pikiran
Tapi aku menghargai kalian
Lihatlah pikiranku yang kusut ini..
Dia tetap mau membantu mencari obat penyembuh atas kondisi yang kamu ciptakan
Tolonglah hatiku
Aku yakin kamu lebih mengerti tentang hal ini dibandingkan pikiran
Ini masalah cinta
Masalah yang tidak mampu aku pecahkan dengan logika
Pikiranku sudah mengakui hal itu
Kamu lebih digdaya dalam hal cinta
Hatiku tidak ada yang lebih tinggi dari kalian
Aku menghormati kamu
Tolong carikan cara atas apa yang aku alami ini!.
Aku bertanya kepadamu...
Kenapa kamu biarkan dia datang dan bermain dalam taman hidupku?.
Seharusnya kamu mengerti keadaan perasaanku yang labil ini.
Begitu mudahnya aku senang,duka,sedih dan segala rasa tentang perasaan.
Duhai hatiku yang sombong...kini aku menghujatmu.
Mana tanggung jawabmu terhadap perasaan yang semakin mendalam ini?
Mana tenagamu dalam mendukungku ketika terjatuh seperti ini?
Mana obat yang kubutuhkan untuk sakit perasaan yang sedang ku alami ini?
Hai..hatiku yang tak perduli...aku memanggilmu...
Ketahuilah kalau saat ini aku tengah lara hati
Dia yang aku cinta
Yang kau biarkan bermain di perasaanku beranjak pergi
Katakan padaku bagaimana caraku memanggilnya kembali?
Perasaan ini telah terlalu dalam melukai sanubari hatiku
Dia begitu leluasa menari-nari dan mencoret-coret dinding jiwa ini
Akibatnya aku terbelenggu dalam kata cinta yang erat kepadanya
Ini bukan luka perih perbuatannya
Ini perasaan cinta yang tak pernah kurasakan
Aku beringsut diri tanpa berani bangkit mengejarnya
Dia telah memikatku,menjaringku,mengikatku dan membelenggu perasaanku
Dia seperti memaksa otakku untuk selalu memikirkannya
Dialah pemenang atas pergulatan perasaan ini
Huh...
Hatiku yang bodoh..jawablah aku...
Bagaimana caraku menanggulangi perasaan cinta ini?
Apa cara agar dia mau tinggal menemani ragaku?
Rayuan apa yang harus kupedengarkan agar perhatiannya tersita kepadaku?
Hati.....
Aku tidak menyesal telah mendengarkan suaramu daripada suara pikiranku
Tapi kumohon,berilah aku kejelasan untuk situasiku saat ini
Jangan kamu hanya duduk berayun mengguncang kaki...
Sementara aku dan pikiranku bingung mencari solusi atas keadaanku yang nelangsa ini
Hatiku yang membisu..
Aku tidak menyalahkanmu atas suara yang kamu bisikan
Walau terkadang aku mengabaikanmu dan lebih mendengarkan suara pikiran
Tapi aku menghargai kalian
Lihatlah pikiranku yang kusut ini..
Dia tetap mau membantu mencari obat penyembuh atas kondisi yang kamu ciptakan
Tolonglah hatiku
Aku yakin kamu lebih mengerti tentang hal ini dibandingkan pikiran
Ini masalah cinta
Masalah yang tidak mampu aku pecahkan dengan logika
Pikiranku sudah mengakui hal itu
Kamu lebih digdaya dalam hal cinta
Hatiku tidak ada yang lebih tinggi dari kalian
Aku menghormati kamu
Tolong carikan cara atas apa yang aku alami ini!.
Langganan:
Postingan (Atom)