Jelaga indah matamu ku rangkum di sketsa pagi
Menyapa desir angin bersemilir
Menggugah mimpi tuk bangkit lagi
Mengenangmu dalam jarak
Menyentuh magismu dalam rindu yang mengurai segalamu
Ada kamu di manapun itu
Di mataku....
Kamu tak pernah basi
Seperti pagi yang selalu memberikan benderang untuk bumi
Setelah malam membabi buta menenggelamkannya dalam gelap
Jumat, 28 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar